pelajaran ddpk
Materi ddpk kelas 10 pplg b
algoritma
- Apa itu algoritma?
Algoritma adalah tahapan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah secara sistemastis dan juga logis. algoritma sangat membantu para programer untuk membuat program, dengan menerapkan algoritma programer akan lebih mudah untuk menyelesaikan program yang ingin di buat
- Truktur dasar algoritma
secara umum stuktur algoritma ada 3 yaitu1. sequential ( berurutan dari atas ke bawah)2. branching ( percabangan / kodisional )3. looping ( perulangan )
- Ciri-ciri algoritma
1. input2. proses3. output4. statements harus jelas5. hasil akhir harus sesuai dengan tujuan- Langkah-Langkah membuat algoritma
1. nyari masalah ( menentukan masalah )2. memodelkan masalah3. membuat algoritmanya4. membuat program5. eksekusi6. hasil- Cara menulis algoritma
metode untuk menulis algoritma ada 3 yaitu
1. bahasa naturalyaitu menentukan algoritma dengan cara bahasa sehari hari. atau bisa di sebut juga sebagai kalimat deskriptif. cara menuliskan intruksi-intruksi algoritma harus menggunakan bahasa yang jelas. berikut ini contoh menerapkan algoritma menggunakan bahasa natural. (menghitung luas segitiga): 1. mulai
2. siapkan variabel alas
3. siapkan variabel tinggi
4. siapkan variabel luas
5. berikan nilai ke variabelyang resmi alas
6. berikan nilai ke variabel tinggi
7. hitung luas = alas x tinggi / 2
8. tampilkan luas
9. selesai
2. pseudocodeyaitu penulisan algoritma menyerupai bahasa pemmrograman. pseudocode menggunakan bahasa yang lebih mudah di mengerti dan juga lebih ringkas. penulisan pseudocode hanya seperti perumpamaan bahasa pemrograman. Sehingga pseudecode tidak dimengerti oleh komputer. Supaya notasi pseudecode dapat dimengerti oleh komputer maka harus diterjemahkan ke dalam sintaks bahasa pemrograman tertentu. Pada notasi pseudocode tidak ada aturan tertentu yang resmi. Disarankan untuk menggunakan kata kunci yang umum digunakan seperti if, else, while, do, for, then dan lainnya. Contoh penulisan pseudocode adalah sebagai berikut (menghitung luas segitiga)Deklarasi 1. var alas;
2. var tinggi;
3. var luas;
implementasi 1. start; 2. input alas; 3. input tinggi; 4. luas = alas x tinggi / 2; 5. print luas; 6. end;
3. flowchartflowchart adalah penulisan algorita dengan menggunakan diagram/notasi grafis. flowchart adalah istilah lain dari diagram alur. Di mana, menggunakan simbol-simbol untuk penggambaran alur program. Umumnya, langkah-langkah atau proses yang terjadi akan dituliskan dalam diagram alur dengan garis atau anak panah sebagai penghubung dari tiap langkahnya. berikut ini contoh simbol dari flowchart
dan berikut adalah contoh penerapan algoritma menggunakan flowchart (menghitung luas segitiga)
- Ciri-ciri algoritma
1. input2. proses3. output4. statements harus jelas5. hasil akhir harus sesuai dengan tujuan- Langkah-Langkah membuat algoritma
1. nyari masalah ( menentukan masalah )2. memodelkan masalah3. membuat algoritmanya4. membuat program5. eksekusi6. hasil- Cara menulis algoritma
metode untuk menulis algoritma ada 3 yaitu
1. bahasa naturalyaitu menentukan algoritma dengan cara bahasa sehari hari. atau bisa di sebut juga sebagai kalimat deskriptif. cara menuliskan intruksi-intruksi algoritma harus menggunakan bahasa yang jelas. berikut ini contoh menerapkan algoritma menggunakan bahasa natural. (menghitung luas segitiga): 1. mulai
2. siapkan variabel alas
3. siapkan variabel tinggi
4. siapkan variabel luas
5. berikan nilai ke variabelyang resmi alas
6. berikan nilai ke variabel tinggi
7. hitung luas = alas x tinggi / 2
8. tampilkan luas
9. selesai
2. pseudocodeyaitu penulisan algoritma menyerupai bahasa pemmrograman. pseudocode menggunakan bahasa yang lebih mudah di mengerti dan juga lebih ringkas. penulisan pseudocode hanya seperti perumpamaan bahasa pemrograman. Sehingga pseudecode tidak dimengerti oleh komputer. Supaya notasi pseudecode dapat dimengerti oleh komputer maka harus diterjemahkan ke dalam sintaks bahasa pemrograman tertentu. Pada notasi pseudocode tidak ada aturan tertentu yang resmi. Disarankan untuk menggunakan kata kunci yang umum digunakan seperti if, else, while, do, for, then dan lainnya. Contoh penulisan pseudocode adalah sebagai berikut (menghitung luas segitiga)Deklarasi 1. var alas;
2. var tinggi;
3. var luas;
implementasi 1. start; 2. input alas; 3. input tinggi; 4. luas = alas x tinggi / 2; 5. print luas; 6. end;
3. flowchartflowchart adalah penulisan algorita dengan menggunakan diagram/notasi grafis. flowchart adalah istilah lain dari diagram alur. Di mana, menggunakan simbol-simbol untuk penggambaran alur program. Umumnya, langkah-langkah atau proses yang terjadi akan dituliskan dalam diagram alur dengan garis atau anak panah sebagai penghubung dari tiap langkahnya. berikut ini contoh simbol dari flowchart
dan berikut adalah contoh penerapan algoritma menggunakan flowchart (menghitung luas segitiga)
- Langkah-Langkah membuat algoritma
1. nyari masalah ( menentukan masalah )2. memodelkan masalah3. membuat algoritmanya4. membuat program5. eksekusi6. hasil- Cara menulis algoritma
metode untuk menulis algoritma ada 3 yaitu
1. bahasa naturalyaitu menentukan algoritma dengan cara bahasa sehari hari. atau bisa di sebut juga sebagai kalimat deskriptif. cara menuliskan intruksi-intruksi algoritma harus menggunakan bahasa yang jelas. berikut ini contoh menerapkan algoritma menggunakan bahasa natural. (menghitung luas segitiga): 1. mulai
2. siapkan variabel alas
3. siapkan variabel tinggi
4. siapkan variabel luas
5. berikan nilai ke variabelyang resmi alas
6. berikan nilai ke variabel tinggi
7. hitung luas = alas x tinggi / 2
8. tampilkan luas
9. selesai
2. pseudocodeyaitu penulisan algoritma menyerupai bahasa pemmrograman. pseudocode menggunakan bahasa yang lebih mudah di mengerti dan juga lebih ringkas. penulisan pseudocode hanya seperti perumpamaan bahasa pemrograman. Sehingga pseudecode tidak dimengerti oleh komputer. Supaya notasi pseudecode dapat dimengerti oleh komputer maka harus diterjemahkan ke dalam sintaks bahasa pemrograman tertentu. Pada notasi pseudocode tidak ada aturan tertentu yang resmi. Disarankan untuk menggunakan kata kunci yang umum digunakan seperti if, else, while, do, for, then dan lainnya. Contoh penulisan pseudocode adalah sebagai berikut (menghitung luas segitiga)Deklarasi 1. var alas;
2. var tinggi;
3. var luas;
implementasi 1. start; 2. input alas; 3. input tinggi; 4. luas = alas x tinggi / 2; 5. print luas; 6. end;
3. flowchartflowchart adalah penulisan algorita dengan menggunakan diagram/notasi grafis. flowchart adalah istilah lain dari diagram alur. Di mana, menggunakan simbol-simbol untuk penggambaran alur program. Umumnya, langkah-langkah atau proses yang terjadi akan dituliskan dalam diagram alur dengan garis atau anak panah sebagai penghubung dari tiap langkahnya. berikut ini contoh simbol dari flowchart
dan berikut adalah contoh penerapan algoritma menggunakan flowchart (menghitung luas segitiga)
- Cara menulis algoritma
metode untuk menulis algoritma ada 3 yaitu
1. bahasa naturalyaitu menentukan algoritma dengan cara bahasa sehari hari. atau bisa di sebut juga sebagai kalimat deskriptif. cara menuliskan intruksi-intruksi algoritma harus menggunakan bahasa yang jelas. berikut ini contoh menerapkan algoritma menggunakan bahasa natural. (menghitung luas segitiga): 1. mulai
2. siapkan variabel alas
3. siapkan variabel tinggi
4. siapkan variabel luas
5. berikan nilai ke variabelyang resmi alas
6. berikan nilai ke variabel tinggi
7. hitung luas = alas x tinggi / 2
8. tampilkan luas
9. selesai
2. pseudocodeyaitu penulisan algoritma menyerupai bahasa pemmrograman. pseudocode menggunakan bahasa yang lebih mudah di mengerti dan juga lebih ringkas. penulisan pseudocode hanya seperti perumpamaan bahasa pemrograman. Sehingga pseudecode tidak dimengerti oleh komputer. Supaya notasi pseudecode dapat dimengerti oleh komputer maka harus diterjemahkan ke dalam sintaks bahasa pemrograman tertentu. Pada notasi pseudocode tidak ada aturan tertentu yang resmi. Disarankan untuk menggunakan kata kunci yang umum digunakan seperti if, else, while, do, for, then dan lainnya. Contoh penulisan pseudocode adalah sebagai berikut (menghitung luas segitiga)Deklarasi 1. var alas;
2. var tinggi;
3. var luas;
implementasi 1. start; 2. input alas; 3. input tinggi; 4. luas = alas x tinggi / 2; 5. print luas; 6. end;
3. flowchartflowchart adalah penulisan algorita dengan menggunakan diagram/notasi grafis. flowchart adalah istilah lain dari diagram alur. Di mana, menggunakan simbol-simbol untuk penggambaran alur program. Umumnya, langkah-langkah atau proses yang terjadi akan dituliskan dalam diagram alur dengan garis atau anak panah sebagai penghubung dari tiap langkahnya. berikut ini contoh simbol dari flowchart
dan berikut adalah contoh penerapan algoritma menggunakan flowchart (menghitung luas segitiga)
flowchart adalah penulisan algorita dengan menggunakan diagram/notasi grafis. flowchart adalah istilah lain dari diagram alur. Di mana, menggunakan simbol-simbol untuk penggambaran alur program. Umumnya, langkah-langkah atau proses yang terjadi akan dituliskan dalam diagram alur dengan garis atau anak panah sebagai penghubung dari tiap langkahnya. berikut ini contoh simbol dari flowchart


Komentar
Posting Komentar